Berbagi ilmu agama:
πŸ’°πŸ’°HUKUM MEMBERI ZAKAT KEPADA KERABAT SENDIRI

πŸ“œ Asy Syeikh Muhammad Bin Sholih Al Utsaimin :

πŸ”– Tanya : Kakakku ekonominya lemah, dan dia memiliki keluarga yang banyak, uang bulanannya tidak mencukupinya untuk membayar sewa rumah dan untuk mencukupi keluarganya, maka apakah boleh bagiku untuk memberinya zakat dari hartaku dan zakat dari emas istriku dan yang lainnya dari jeinis jenis zakat?

πŸ”– Jawab: Iya boleh untuk engkau memberi zakat kepada saudaramu yang fakir dan anak anaknya, bahkan ini LEBIH UTAMA dari memberikannya kepada orang yang bukan kerabatmu, karena zakat kepada kerabat adalah shodaqoh dan silaturrahim, sebagaimana sabda Nabi shollallhu alaihi wa sallam.

✊ Adapun kerabat yang fakir yang menjadi tanggunganmu untuk engkau memberi nafkah kepada mereka maka tidak boleh engkau memberikan zakat kepada mereka, karena memberikan zakatmu kepada mereka akan hanya memperbanyak hartamu.

πŸ“’ Tetapi jika kerabatmu memiliki hutang yang tidak mampu dia membayarnya maka boleh engkau melunasinya dengan zakat walaupun dia orang yang paling dekat denganmu, karena orang yang wajib engkau nafkahi tidak wajib engkau membayar hutangnya.

β€’β€’β€’β€’β€’β€’β€’β€’β€’β€’β€’β€’β€’β€’β€’β€’β€’β€’β€’β€’β€’β€’β€’β€’β€’β€’

πŸ“₯ Sumber: Majmu’ Fatawa Asy Syeikh Al Utsaimin 18/425
πŸ’Ύ Telegram: https://bit.ly/Berbagiilmuagama
πŸ“‘ Alih bahasa: Abu Arifah Muhammad Bin Yahya Bahraisy

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Advertisements