HUKUM MEMBUKA WAJAH MUSLIMAH DI HADAPAN WANITA KAFIR

Asy Syaikh Ubaid bin Abdillah al Jabiry حفظه الله

Pertanyaan: Semoga Allah memberkahi anda wahai guru kami, penanya mengatakan: Kami mencintai kalian – asy-syaikh, penanya, dan para hadirin-

Penanya mengatakan: Apakah boleh bagi wanita (muslimah) membuka wajah dan kedua lengannya dihadapan para perawat nasrani apabila masuk ke dalam rumah sakit untuk berobat. Terkadang para perawat itu masuk tanpa ada keperluan. Dan terkadang mereka masuk untuk menyiapkan makanan. Perlu diketahui bahwa di negeri ini tidak didapati perawat-perawat muslimah.

Jawaban: Wanita Yahudi dan Nasrani bukanlah wanita muslimah. Allah subhanahu wa ta’ala melarang wanita muslimah untuk menampakkan perhiasannya kepada selain dari para wanitanya – yaitu dari kalangan wanita-wanita kafir, baik itu yahudi, nasrani, maupun selain keduanya -. Akan tetapi bila seorang muslimah berada di sebuah rumah sakit, terkadang sebuah perkara atau suatu keadaan memaksanya untuk menyingkap wajahnya, menampakkan kedua tangannya untuk mengambil makanan atau melakukan injeksi pengobatan di bagian kedua lengannya atau lengan bagian atasnya, maka ini merupakan suatu perkara yang darurat.

Sumber: http://ar.miraath.net/fatwah/11761

 

 

Advertisements